JaeChris

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 19 October 2015

TUGAS TRANSLATION

ゴーヤチャンプル 
(Goya Canploo)

材料(ざいりょう)                 (4人分(にんぶん))
Bahan-bahan            ( porsi untuk 4 orang )

-       ゴーヤ                              2本(ほん)
Labu pahit/Pare                  2 buah
-       牛肉(ぎゅうにく)                                  200gr
Daging sapi             
-       木綿豆腐(もめんとうふ)                             1丁(ちょう)
Toufu                                  1 kotak/ding
-       卵(たまご)                                        2個(こ)
Telur                                  2 butir
-       醤油(しょうゆ)                                    大(おお)さじ2
Kecap                                 2 sendok makan
-       胡麻油(ごまあぶら)                                 大(おお)さじ1
Minyak wijen                    1 sendok makan
-       水(みず)                                          500 ml
Air                                     500 ml
-       塩(しお)                                          少々(しょうしょう)
Garam                               secukupnya


1.ゴーヤを洗(あら)い、両端(りょうたん)を落(お)として縦半分(たてはんぶん)に切(き)る。
Cuci pare, potong memanjang menjadi 2 bagian dan buang ujungnya.

2.スプーンで中綿(なかわた)と種(たね)をしっかり取(と)り除(のぞ)き塩(しお)をすり込(こ)む。
Bersihkan bijinya dengan sendok, dan taburi garam.
3.木綿豆腐(もめんとうふ)を8等分(とうぶん)にして水切(みずき)りしておく。
Cuci dan potong tofu menjadi 8 bagian yang sama.
4.牛肉(ぎゅうにく)に醤油(しょうゆ)をかけて漬(つ)けておく。
Rendam daging sapi dengan kecap secukupnya.
5.ゴーヤの塩(しお)を洗(あら)い流(なが)し、細切(ほそぎ)りにする。
Bilas pare dengan air, lalu potong tipis.
6.熱(ねっ)したフライパンに胡麻油(ごまあぶら)をしいてゴ(ご)ーヤ(や)を入(い)れ、少(すこ)ししなりしたら水(みず)を加(くわ)えて蓋(ふた)をして蒸(む)し焼(や)きにする。
Panaskan minyak wijen dalam penggorengan, masukkan pare dan kukus dengan air setelah itu ditutup.
7.牛肉(ぎゅうにく)を好(この)みの大(おお)きさに切(き)る。
Potong daging sapi dengan ukuran yang diinginkan.
8.ゴーヤを寄(よ)せて隙間(すきま)を作(つく)り、牛肉(ぎゅうにく)を入(はい)れて上(うえ)から醤油(しょうゆ)をかける。
Masukkan kecap agar dapat meresap ke daging, dan camprkan dengan pare.
9.牛肉(ぎゅうにく)の赤(あか)みが消(き)えるまで箸(はし)でほぐしながらしっかり火(ひ)を通(とお)す。
Aduk dengan sumpit sampai warna merah pada daging menghilang, lalu kecilkan api.
10.木綿豆腐(もめんとうふ)を手(て)で軽(かる)く潰(つぶ)しながら入(い)れる。
Masukkan tofu perlahan dengan tangan agar tidak hancur.
11.溶(と)き卵(たまご)を流(なが)し入(い)れ、蓋(ふた)をして火(ひ)を通(とお)す。
Tuangkan telur kocok, lalu kecilkan api dan tutup kembali tunggu sampai matang.
12.バランスよく混(ま)ぜたら完成(かんせい)。
Setelah selesai, campur hingga rata.
Share:

Wednesday, 23 October 2013

UDINUS NO HIKARI

HANAGASA (TARI CAPING)



Persiapan awal sebelum tampil


Share:

Tuesday, 22 October 2013

HANAGASA



Origins of the Hanagasa Festival

The Hanagasa Festival has its origins in the 'Zao Summer Festival' which started to promote tourism in Zao, Yamagata.
The 'Hanagasa Dance Song Parade', which was a part of that festival, separated in 1965 as the 'Yamagata Hanagata Festival'.
Regarding the 'Hanagasa Odori' dance, they say that in the early years, red dyed paper was tied to bamboo hats to create a flower hat which people waved and twirled to enliven their mood. 



 

Share:

Makna Tanggal 14 Setiap Bulan


Tanggal 14 Hari Spesial di Korea

Ternyata tanggal 14 bukan hanya diperingati sebagai hari kasih sayang atau Valentine di bulan Februari loh. Ternyata setiap tanggal 14 pada setiap bulan, ada perayaan-perayaan lain juga loh. Tradisi ini ternyata muncul dari budaya Korea dan sudah menyebar ke berbagai belahan dunia, terutama pada kaum remaja.

  1. 14 Januari - Diary Day
    Pada awal tahun, sepasang kekasih akan saling memberikan diary atau agenda tahunan. Buku ini akan digunakan untuk mencatat setiap kejadian-kejadian yang mereka alami selama setahun penuh loh. Kalau ternyata hubungan mereka selalu cocok, buku diary akan dilanjutkan ke tahun berikutnya. Dengan demikian mereka akan selalu memiliki kenangan peristiwa-peristiwa yang pernah mereka alami.

Share:

Tenjin Matsuri


TENJIN M ATSURI

Tenjinmatsuri (天神祭) adalah festival tahunan (matsuri) yang diselenggarakan di kota Osaka oleh kuil Osaka Temmangu pada tanggal 24 Juli dan 25 Juli. Pembukaan festival (yomiya) diselenggarakan tanggal 24 Juli, sedangkan puncak perayaan berupa prosesi darat (riku togyo) dan prosesi perahu (funa togyo) dilangsungkan pada tanggal 25 Juli.
Sungai Ōkawa yang berada di tengah kota Osaka dipenuhi lebih dari 100 perahu yang melakukan prosesi dan dimeriahkan dengan pesta kembang api. Perahu yang berisi pengikut kuil Osaka Temmangu datang dari arah berlawanan dan berpapasan dengan perahu yang membawa Gohōren. Para sponsor dan undangan lainnya juga dapat naik di atas perahu yang tidak termasuk dalam kelompok prosesi. Penonton yang berada di tepi sungai juga bisa menyaksikan pesta kembang api dan pertunjukan Kagura, Danjiribayashi, Noh dan Rakugo yang diadakan di atas perahu.
Perayaan Tenjinmatsuri juga dilangsungkan berbagai tempat di Jepang oleh kuil Shintō yang menyandang sebutan kuil Tenjin, tapi festival Tenjinmatsuri di Osaka merupakan festival yang paling terkenal. Tenjinmatsuri adalah salah satu dari tiga festival terbesar di Jepang bersama-sama dengan Kanda Matsuri di (Tokyo) dan Gion Matsuri (Kyoto).
Share:

Friday, 18 October 2013

Pengertian Cosplay



Apa Sih COSPLAY Itu?


Akhir-akhir ini muncul fenomena yang banyak digandrungi oleh anak-anak muda, terutama mereka yang menyukai produk-produk budaya dari negeri matahari terbit, dan ternyata tidak hanya di Indonesia tetapi fenomena ini juga sudah merebak ke seluruh penjuru dunia. Fenomena apa itu? Fenomena yang dimaksud adalah Cosplay.
Mungkin di antara kita, ada yang sudah pernah ber-cosplay, atau bahkan mungkin ada yang menyukainya sehingga setiap ada acara dimana bisa ber-cosplay, selalu hadir di sana untuk ber-cosplay. Tapi apakah kita pernah berpikir sejenak apa sih Cosplay itu? 

Share:

Alat Musik Tradisional Jepang



Alat Musik Tradisional Jepang

1.    Sejarah KOTO
KOTO adalah alat musik yang menyerupai kecapi di Indonesia, disebutkan masuk ke Jepang sejak abad ke-7. Di masa itu, KOTO dimainkan sebagai salah satu bagian musik Istana. Formasi KOTO yang dimainkan sebagai alat musik tunggal, tanpa iringan alat musik lain, menjadi populer di masyarakat sejak abad 17. Pada abad 17 lahir maestro KOTO dan pencipta “HACHIDAN”(delapan babak)”dan “MIDARE” (lagu berirama lepas) YATSUHASHI KENGYO. Ia menciptakan pakem dasar untuk SOKYOKU (lagu-lagu KOTO).
Pada dasarnya musik tradisional Jepang memiliki 5 tangga nada, kurang 2 tangga nada dibandingkan dengan musik barat yang mempunyai 7 tangga nada “do re mi fa so la si”. Namun, musik Jepang tradisional juga menyerap beragam tangga nada lainnya sehingga menghasilkan irama yang sangat berbelit. Dasar-dasar musik istana atau musik aristokrat diciptakan dengan menggunakan nada “do re mi so la” atau “re mi so la si”. Cara ini disebut “YO-ONKAI” yang memiliki nada yang relatif riang. Sedangkan YATSUHASHI KENGYO membuat “HIRAJOSHI” atau nada datar yang di dalam tangga nadanya menggunakan “mi fa la si do” yang di antaranya ada semitone sebagai nada dasar. Nada ini disebut “IN-ONKAI” yang lebih sendu dan menggugah emosi sehingga masyarakat Jepang di jaman itu kerap terharu mendengarkan nada ini. Setelah YATSUHASHI KENGYO memperkenalkan “HIRAJOSHI”, SOKYOKU sangat berkembang dan dicintai sehingga diakui sebagai musik rakyat Jepang.
YATSUHASHI KENGYO bisa disebut sebagai pencipta SOKYOKU dan meninggal dunia pada tahun 1685. Jika kita menengok ke negara barat, Bach, yang dikenal sebagai pencipta musik barat lahir pada tahun saat YATSUHASHI KENGYO meninggal.

Share:
Powered by Blogger.

Labels

UDINUS

Blogger templates